Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Membuat Etnovideografi Mengenai Jimpitan Sebagai Bentuk Solidaritas Masyarakat di Desa Tegalontar

https://youtu.be/ZfHSvgT0FdM?si=eXt0iJNkIB8wU-6D

Desa Tegalontar, Kabupaten Pekalongan (05/08/2024) – Masyarakat pedesaan memiliki ciri khas
berupa rasa kekeluargaan, solidaritas dan nilai gotong-royong yang tinggi. Salah satu bentuk gotong-royong
terceminkan dalam tradisi atau program jimpitan, yaitu kegiatan menabung bersama secara
sukarela, yang nantinya hasil jimpitan tersebut akan digunakan untuk kepentingan bersama.
Jimpitan berasal dari bahasa jawa yaitu “jimpit” yang berarti mengambil sedikit dengan tiga jari.
Jimpitan kental akan nilai-nilai kerukunan, solidaritas, gotong-royong dan keharmonisan di
dalam masyarakat.

Ditengah perkembangan dan kemajuan zaman, mulai banyak masyarakat yang meninggalkan
tradisi jimpitan ini. Padahal dengan tradisi ini dapat berdampak baik bagi kehidupan masyarakat,
dapat meringankan beban bersama dan membantu sesama yang mengalami kesulitan.
Namun tidak dengan masyarakat Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan,
terutama di RT 01/RW 04. Para warga masih melakukan jimpitan dengan nominal sesuai dengan
kesepakatan yaitu sebesar Rp. 15.000,00 per bulan. Hasil jimpitan tersebut nantinya akan
digunakan untuk kepentingan bersama, seperti penyediaan penerangan jalan, dana konsumsi
untuk kerja bakti, dan dana bantuan terhadap sesama yang sedang kesulitan. Dengan jimpitan,
memberikan dampak yang positif bagi kehidupan bermasyarakat meski dengan nominal yang
terbilang kecil.
Imanda Lazuardi dari Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya yang tergabung
dalam Tim KKN II UNDIP berupaya untuk memperkenalkan tradisi atau program jimpitan ini
sebagai pembentuk solidaritas antar masyarakat melalui etnovideografi. Pembuatan
etnovideografi dilakukan di RT 01/RW 04 dengan melakukan wawancara kepada Ketua RT dan
juga warga serta pengambilan gambar terhadap hal-hal yang melengkapi video terkait.
Dengan kesukarelaan masyarakat RT 01/RW 04 Desa Tegalontar dalam menjalankan jimpitan,
mencerminkan nilai gotong-royong dan rasa solidaritas yang tinggi di antara mereka. Melalui
jimpitan dapat membentuk kerukunan masyarakat, seperti yang dikatakan Pak Sanapi selaku
warga RT 01/RW 04 dan juga narasumber dalam video ini, beliau menyatakan bahwa jimpitan
ini harus terus berjalan karena bermanfaat bagi kerukunan kita bersama.